Lucky Octavian, Penyanyi Yang Berdedikasi Dan Rendah Hati

Luky Octavian Namanya, keberhasilannya dalam dunia Tarik suara sejak menjadi salah satu Finalis dalam salah satu acara Ajang Pencarian Bakat dalam bidang Tarik Suara, benar-benar tidak diragukan lagi. Keberhasilan dan ketenarannya, tidak membuat dirinya besar kepala dan lupa akan diri dan orang lain. Tim Fashiondaily benar-benar mendapatkan suatu kehormatan untuk bertemu dan mewawancarai seorang “Lucky Octavian”. Keramahannya dan sambutannya kepada kami Para Tim benar-benar memberikan suasana yang menyenangkan dan harmonis pada saat itu. Bahkan di sela-sela konser tunggal yang sedang dilakukan oleh Lucky sendiri dengan “The Thom Shell Band” di Ballroom Jakarta Theatre, ia menyambut kami dengan senyuman hangat dan menyiapkan waktunya untuk sesi wawancara dengan Tim Fashiondaily.

Lucky benar-benar pribadi yang menyenangkan dan rendah hati, ia banyak menceritakan masa kecilnya dimana Lucky mengikuti Porseni di sekolah untuk lomba nyanyi sampai kepada tingkat Kotamadya. Di sanalah seorang Lucky Octavian merasakan ketertarikan dan kecintaannya kepada dunia Tarik suara. Lucky akhirnya bertekad kuat untuk memperbaiki diri dan Teknik vokalnya dengan berguru di Sekolah Bina Vokalia Asuhan Alm. Pranajaya.

Lucky memang seorang penyanyi yang benar-benar berdedikasi sejak masa mudanya. Terutama pada saat ia merasakan dirinya yang ingin mencoba dan memiliki mental untuk meningkat dan meningkat terus. Buat Lucky pada awalnya segala sesuatu merupakan proses, yang penting memiliki keberanian dan mental “Challenging” dan adanya peningkatan dalam mengikuti semua ajang perlombaan Tarik suara. Hal ini juga dapat terlihat dimana pada saat itu ia memulai segala sesuatunya dari “Bintang Radio Televisi Remaja tahun 1997” dimana dia bertemu dengan Rio Febrian dan Delon. Hingga akhirnya, Lucky tidak putus asa dan terus mengasah Teknik vokalnya hingga berhasil membanggakan bukan hanya diri dan keluarga tetapi Indonesia dengan mengikuti ajang Asia Bagus pada saat itu sebagai finalis.

Hal yag paling berkesan buat Lucky adalah saat mengikuti ajang Pencarian Bakat, “Indonesian Idol”. Dalam hal ini dimulai dari sesi bangun pagi, dimana Lucky Melihat keindahan suara dari “Ruben Studdard” dan “Clay Aiken” pada “ajang pencarian bakat American Idol Musim Ke-2” di Televisi. Pada akhir acara justru diumumkan bahwa Indonesia juga akan mengadakan ajang pencarian Bakat sejenis yakni “Indonesian Idol Musim Ke-1” yang segera membuat Lucky bersemangat dan ingin mencoba dan menjajal kemampuannya dan segera melakukan unduhan untuk formulir di internet dan mendaftar. Ia dapat terbilang cukup beruntung, Tuhan memberikan Lucky berkat mngalahkan ribuan pendaftar, hingga masuk menjadi Finalis walau harus berakhir di putaran ke-enam. Di tahun 2019, Lucky sangat senang sekali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kompetisi di ajang Golden Memories Asia 2019, dan mendapatkan juara ke 2.

Buat seorang Lucky Octavian, ia adalah seorang yang harus tetap rendah hati dan lebih lagi hidup dengan banyak ucapan dan rasa yang bersyukur. Lucky lebih senang dikatakan “penyanyi dan pekerja seni”, ia menyatakan bahwa ia sangat mencintai segala jenis bidang seni seperti “Dance, Membaca Puisi, Bermain film/Sitkom dan lain-lain”. Lucky hanya ingin menjadi seorang manusia yang terus-menerus belajar dan menjadi lebih baik lagi pada masa-masa mendatang sehingga lebih berguna untuk masyarakat. Lucky juga telah ikut berkecimpung pada “Sitkom” dan juga ikut “Theather Musical” dimana disini tuntutan antara menyanyi, menari, menghafal lirik dan dialog, Gerakan yang indah, dan ini adalah suatu ilmu baru yang dapat saya gali terus menerus, buat seorang Lucky Octavian.

Pada masa-masa pandemik ini, kita harus sering berdoa dan berdzikir, agar Tuhan segera menjauhkan dari Pandemik ini. Sebagai pekerja seni, memang sempat melakukan “work from home” dan vakum di rumah saja pada masa-masa awal pandemik sejak awal Maret dan seterusnya. Pada masa inilah kita dituntut untuk kreatif dan saling membantu, akhirnya kita dipaksa untuk mempunyai Kesehatan terlebih dahulu dan semua ide itu akan muncul dengan sendirinya. Hal ini dapat dibuktikan dengan melakukan berbagai “kegiatan secara virtual” dan dapat membantu berbagi dengan tim dan staf dari seorang Lucky dan kolaborasi dengan teman-teman artis lainnya.

Perlu diingat, bahwa sebagai seorang manusia yang tidak jauh dari kodrat sebagai ciptaan Allah, maka kita harus pandai membagi waktu dan mengambil banyak kegiatan. Sebagai manusia tentu banyak rasa khawatir tentang banyak hal dan hal ini malahan merusak imunitas diri. Akhirnya saya melakukan banyak hal-hal normal seperti bangun pagi, berjemur, Cuci tangan yang sering sesuai anjuran Pemerintah dan hidup sesuai diri saya yakni harus bersih dalam segala hal terutama ritual sebelum tidur. Apapun harus tetap bersih, rapi dan wangi, agar dapat beraktivitas dengan baik, bahkan sebelum tidur harus bersih dan rapi.

Sebagai seorang pekerja seni, Hal yang paling disukai Lucky Idol adalah suatu kehidupan yang baginya tidak glamor. Lucky benar-benar menunjukkan suatu gaya dan cara berpakaian yang menurutnya nyaman dan tenang yakni lebih nyaman dan sesuai kesukaannya yakni “santai dan kasual”. Bahkan dilakukan pada saat Lucky harus berjalan di tempat umum, ingin lebih sederhana dan tidak mencolok. Lalu, untuk berbagai hal yang harus dilakukan untuk memantapkan penampilan pada saat harus tampil di pentas saat konser, saya lebih menyerahkan “style” saya kepada penata gaya saya dan cameramen sendiri yang siap membantu saya pada penampilan yang pantas saat konser. Lucky sendiri untuk suatu jenis fashion dan alat-alat perlengkapan lebih banyak melengkapi style dengan mengkoleksi sepatu. Sepatu merupakan suatu peralatan yang selalu saya beli terutama untuk berbagai jenis yang saya suka.

Untuk urusan pemakaian beberapa brand untuk menunjang penampilan, Lucky sangat menyukai beberapa brand seperti “Zara, Coach, Gucci”, Lucky lebih memilih beberapa brand tersebut. Tidak ada suatu hal yang benar-benar harus dipaksakan menjadi kesukaan dan keharusan buatnya. Bagi dirinya berbagai brand yang bisa tepat dipakai dan cocok untuk dirinya dan menambah kepercayaan diri sudah cukup untuk menunjang penampilannya. Sekali lagi dia berkata sedemikian rupa dengan tersenyum ramah dan aura rendah hati kepada tim Fashiondaily.id.

Tak lupa juga Lucky berpesan, jangan lupa untuk melihat beberapa projek yang sedang dilakukannya bersama beberapa penyanyi. Mereka telah melakukan Latihan dan “shooting video klip” dengan Sarah Fadira, Nania, dan beberapa penyanyi lainnya dimana ini merupakan nyanyian perorangan dan acara ini dipelopori oleh Seno Harjo sebagai produser, dan sudah dilakukan pada tahun 2019, dan akhirnya dapat selesai dan akan segera di “release” pada tahun ini. Lucky baru saja mendapatkan tawaran bermain film layar lebar, di tunggu saja debutnya. Lucky hanya meminta dukungan dan doa dari berbagai pihak terkait dan orang-orang yang selalu mendukung dirinya untuk kelancaran semua proyek tersebut.

Sekali lagi, kami sangat senang pada hari ini, disambut dengan baik oleh Lucky Octavian Bersama tim dan kami sangat berterima kasih untuk waktu yang telah disediakan bagi kami Tim Fashion Daily. Sukses untuk Lucky Octavian dan terus mengharumkan nama bangsa dengan suara mu yang indah.

Content Writer : Dupa Andhyka S Kembaren (Co-Founder), Editor : Anak Agung Narendra Putra (Founder)

Fotografer : Rd. Gestino R Roebianto

fashiondaily.id is an online magazine, that captures daily updates on fashion lifestyle trends.

Menu

More Stories
H&M Rugi