Prefektur Hokkaido.

Hokkaido, bagian paling utara dari pulau utama Jepang, terkenal dengan gunung berapi, mata air panas alami (onsen), dan area ski. Taman Nasional Daisetsuzan yang terjal adalah rumah bagi Gunung Asahi yang mengepul dan beruap. Taman Nasional Shikotsu-Tōya memiliki danau kaldera, mata air panas bumi, dan Gunung Fuji yang mirip, Gunung Yōtei. Resor ski populer termasuk Rusutsu, Furano dan Niseko.

Salah satu restoran dengan penghargaan Michelin guide Tokyo Japan 2016 – 2017 yaitu Hokkaido Izakaya. Menghadirkan pengalaman makan yg unik dan penuh gimmick, sangat berbeda dari restoran Jepang lainnya.

Chef Hiroshi Koizumi yang didatangkan langsung dari jepang dgn 20 thn pengalaman yang terlibat langsung juga didalam opening restoran Hokkaido Izakaya yang di jepang. A chef full of passion and love through his cooking and innovative inventions. Subarashii aidea desu ne!


Let’s start with the first dish.

1. Salmon Milk Miso Nabe – signature dish

Disajikan ditungku panas menggunakan kaminabe atau paper hot pot yang dipanaskan menggunakan lilin atau arang panas diatas rak kawat bundar membuat experience makan di hokkaido makin menarik. Isi didalam hot pot ini ada salmon, wortel, jamur shitake dan shimeji , potongan daun bawang, parutan keju cheddar, basil, silky tofu, setelah diaduk semuanya kuahnya yang berwarna putih susu mempunyai body yang sangat kental dan kaya rasa, silky dan rasa manis dari susu segarnya, tercampur dengan miso yang mempunyai rasa umami (gurih) yang meleleh keseluruh kuah susunya sungguh sebuah rasa yang unik. Karena menggunakan lilin atau arang panas, membuat kuahnya cukup hangat hingga daging ikan salmonnya tidak over cooked dan masih bisa dirasakan kekenyalan dan kesegarannya, silky tofunya pun akan menjadi cukup hangat dan sangat lembut, meleleh di lidah kita, also there’s a little bit of crunch dari wortel dan irisan daun bawangnya.

2. Hokkaido Akkeshi Oyster – one of the best oyster you’ll ever taste. This is also one of Hokkaido Izakaya’s signature dish.

Daging oyster yang sangat tebal, sangat segar dan sangat juicy, one of the biggest oyster I’ve ever tried and tasted, you can really taste the saltiness of the sea from the Pacific Ocean mix with the nutrients of a mountain, karena diproduksi di Akkeshi Lake. A fresh oyster at it’s best. And it is best served chilled and with a squeezed lemon. Served in a bed of crushed ice to keep it chilled.

3. Wagyu Mountain Spicy Hot Pot

Ide terciptanya makanan ini adalah karena Chef Hiroshi ingin menggabungkan kesukaan lidah masyarakat Indonesia akan rasa pedas, rasa manis dari sukiyaki jepang dan sedikit sentuhan dari Korea. Kol putih dan tauge dibentuk menjulang tinggi agar terlihat seperti menyerupai gunung Fuji, daging Wagyu dari prefektur Kaboshima membalut kol dan tauge tersebut, menggunakan panci khusus hot pot. Yang membuat hidangan ini berbeda, lain dari pada yang lain adalah karena special home made secret sauce yang dibuat oleh sang maestro, drizzled with chilly oil and sprinkled of chinese pepper dan telur mentah disajikan di mangkuk terpisah. Setelah semua diaduk rata dan matang, rasa kuahnya manis seperti sukiyaki lalu dicelup kedalam telur mentah yang terpisah membuat jadi lbh creamy dan sangat lezat. Biasanya orang jepang menikmati hidangan ini daging yg sudah matang dicelup ke telur mentah yang sudah dikocok tersebut, namun orang Indonesia beda, mereka memasukan telurnya kedalam hot potnya agar menjadi matang. Kono tabemono wa sukoshi tsuraidesu (masakan ini cukup pedas), cocok untuk lidah orang Indonesia.

4. Mie Soba

Mie soba merupakan sebuah olahan mie yang terbuat dari tepung soba. Mereka tebal, kenyal, dan lembut, disajikan secara panas atau dingin. Disini, soba dingin biasanya disajikan dengan tsuyu (saus). Soba dalam kaldu panas sangat tepat untuk musim gugur dan musim dingin sedangkan makan soba dingin dianjurkan saat musim panas. Anda mungkin bisa mencobanya di daerah Otaru. Dan tidak lupa, protein yang amat digemari oleh masyarakat jepang adalah telur, anda akan menemukan telur dimasak berbagai macam gaya disetiap hidangannya.

Soba yang dihadirkan oleh restoran Hokkaido Izakaya Jakarta adalah Kurogoma Maze Soba ( Cold Soba ) menggunakan kuning telur mentah sebagai topping atasnya, irisan nori kering, dan black sesame sauce. Setelah semua diaduk rata, kita mungkin akan takut akan ada rasa amis dari telur mentah tersebut, jangan khawatir, rasa itu tidak terasa sama sekali bahkan tekstur soba dingin tersebut akan menjadi creamy, sangat segar di tenggorokan namun ‘adem’ diperut. Sangat lezat. Cocok dikala cuaca sangat panas.

Soba kedua adalah Shabu Shabu Soba ( Hot Soba ), menggunakan irisan daging shabu-shabu yang sangat tipis, dengan kuah miso yang gurih, rasa Umami yang timbul sangatlah lezat. Cocok dimakan pada saat cuaca dingin.

Cara makan mie soba jangan malu malu untuk menyeruput hingga menimbulkan suara, karena disitulah letak cara menghormati sang chef atas hidangan yang disajikan. Semakin keras suara seruputan kita artinya semakin enak dan semakin hormat kepada sang maestro. Dan jangan sungkan-sungkan untuk memberikan pujian, maka sebagai pecinta mie apapun itu saya ingin bilang : oishii…. ( Lezat )

5. Milk Dashimaki

Hidangan omelette yang dibuat menggunakan mentega dan susu, bahan yang sangat sederhana, namun cara pembuatannya yang harus tepat menggunakan api kecil dan kesabaran yang tinggi. Telur yang tercampur susu dan mentega jika digoreng dengan api kecil tidak akan cepat gosong atau terlalu matang, namun hasilnya sangat lembut, fluffy, buttery dan milky. Gigitan pertama saat memakan telur ini merefleksikan kebudayaan Jepang yang sangat mencintai dan menghormati hasil produksinya. Hidangan yang sangat ringan. Otak kita akan menstimulasi tekstur dan rasanya yang akan sama seperti telur dadar, akan tetapi begitu mencobanya sangat berbeda, rasa penasaran akan suapan kedua dan pada suapan ketigalah kita akan benar-benar mendapatkan rasa telur omelette itu. Cocok dimakan dengan nasi juga.

Chef Hiroshi berhasil menghasilkan sebuah pengalaman makan yang sangat unik dan tak terlupakan, penggunaan bahan-bahan yang diimport langsung dari prefektur Hokkaido Jepang sangat segar, mencerminkan keindahan prefektur itu dan kesempurnaan sang maestro dalam memasaknya. Subarashii ne.

Overall yang bisa saya katakan adalah oishii… Sebuah tempat yg sangat kami rekomendasikan. Tunggu review berikutnya masih dari Hokkaido Izakaya Jepang restoran Jakarta ya…

Profile :

Gestino R Roebianto adalah seorang food enthusiast, yang bakatnya di temukan oleh Tim Fashiondaily.id, mengawali karir sebagai seseorang sales di Industri media, tetap tidak menghilangkan minatnya terhadap dunia kuliner, berawal dari membantu sang nenek memasak pada masa kecil, Tino, Panggilan akrabnya, menjadi mengetahui secara detail proses memasak, membedakan rasa, memetakan bumbu masak berdasarkan fungsi dan baunya, mengetahui fungsi alat masak dan memakainya berdasarkan keperluan untuk memasak makanan berdasarkan jenisnya, yang pada akhirnya membentuk dirinya menjadi seseorang Food Enthusiast yang tidak hanya dapat memasak dan tetapi mempunyai lidah yang peka terhadap rasa.

Keahliannya mendefiniskan bumbu yang di pakai pada masakan juga menjadi kekuatan seorang Gestino R Roebianto, dalam menilai rasa dalam suatu makanan. Minatnya terhadap fotografi juga membantunya untuk menyempurnakan bakatnya sebagai seorang Food Enthusiast, walaupun masih dalam tahap pembelajaran, Tino, terus menempa dirinya untuk menjadi seorang food enthusiast yang tidak hanya mengerti dunia culinary, tetapi juga mengerti bagaimana mengambil angle yang tepat dalam memoto makanan. Berikut ini adalah quotes yang ia selalu pakai dalam kehidupannya “Life is too complicated, cooking doesn’t has to be keep it simple but not so simple”

Food Enthusiast : Gestino R Roebianto
Photographer : Gestino R Roebianto
Photo Editor : Yudha Manggala Putra & Gestino R Roebianto

fashiondaily.id is an online magazine, that captures daily updates on fashion lifestyle trends.

Menu

More Stories
Sushant Singh Rajput Bunuh Diri