OMAH CANTRIK, Gak Sekedar Kulineran di Jogja

Kulon Progo tengah mengembangkan sektor pariwisatanya. Dari Pesisir pantai hingga dataran tinggi di pegunungan Menoreh menjadi daya tarik tersendiri kabupaten Kulon Progo. Kali ini yang baru hadir di Kulon Progo adalah Omah Cantrik. Mengusung wisata kuliner untuk pemberdayaan masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah mengenai ketahanan pangan, Omah Cantrik menawarkan konsep Raminten Kitchen yaitu tempat makan prasmanan dengan hidangan khas tradisional Jogja. Beberapa jenis makanan khas seperti mangut ikan lele, ikan nila, dan beberapa sayuran seperti sayur kates, oseng daun papaya, mie jawa, dll. Tidak hanya itu, beberapa cemilan khas Kulonprogo seperti Geblek dan Tempe Benguk juga tersedia disini. Harganya pun sangat terjangkau.

Terletak di Tanjung Gunung, RT.13/RW.05, Tanjungharjo, Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Omah Cantrik tidak hanya berfungsi sebagai restoran/tempat makan saja, Omah Cantrik juga menawarkan trip susur desa di sekitar Kapanewon Nanggulan yang masih sangat asri. Menuju Omah Cantrik yang berjarak 12 kilometer dari kota Wates dan 27 kilometer dari Bandara YIA, serta 24 kilometer dari kota Jogja tidak mengurangi minat pengunjung untuk menghampirinya.

Selain itu, di Omah Cantrik juga menawarkan jasa siluet kertas. Dengan harga Rp 30.000 per orang, pengunjung bisa membawa pulang secarik kertas yang unik. Seniman tersebut akan menggunting kertas tersebut sehingga membentuk sebuah siluet. Seniman tersebut menawarkan jasanya berkeliling menghampiri para pengunjung di meja makannya masing-masing. Ini menjadi salah satu daya tarik yang unik disini.

Terlihat dari dekorasinya, Omah Cantrik juga menawarkan beberapa spot yang cukup instagramable dengan konsep tradisional dan modern. Ada juga mini taman serta gazebo yang terletak diantara pepohonan.

Tidak hanya sampai disitu, yang paling unik dari konsep wisata di Omah Cantrik adalah trip VW Safari untuk kegiatan susur desa. Dengan membayar Rp 250.000,- per 1,5 jam, 1 buah mobil VW Safari yang berisikan maksimal 4 orang ini akan dibawa mengelilingi desa Nanggulan yang masih sangat hijau dan asri dengan kualitas udara yang tentunya sangat bersih dan segar serta menikmati pemandangan di lereng bukit Menoreh. Juga mengunjungi pengrajin bumbu dan pandan. Disini, pengunjung bisa membeli oleh-oleh untuk melengkapi interior rumah dari kerajinan anyaman seagrass pandan, seperti keranjang, pot tanaman, pot meja, karpet, kursi maupun meja. Bentuknya yang unik dan juga natural ini menambah daya tarik dari konsep wisata yang ditawarkan Omah Cantrik.

Selain trip VW Safari, Omah Cantrik juga menawarkan trip wisata onthel dengan rute yang sudah disiapkan oleh crew Omah Cantrik, tentunya untuk menikmati pemandangan indah yang disuguhkan di lereng perbukitan Menoreh ini.

Satu lagi yang ditawarkan oleh Omah Cantrik adalah River Tubing Wanaloka. Merupakan paket susur sungan dengan peralatan tubing yang mempunyai rute fun dan ekstrim. Tentunya untuk pemula, sebaiknya memilih rute fun karena track yang tidak terlalu menantang.

Omah Cantrik buka setiap hari biasa mulai pukul 10:00 – 23:00 WIB, sementara pada akhir pekan mulai pukul 08:00 – 23:00 WIB untuk mengakomodir para pesepeda.

Nikmati keseruan bersama teman atau keluarga dengan mengunjungi Omah Cantrik dan mengikuti berbagai trip wisata yang ditawarkan disana.

Happy Holiday!

(DiahRestu, fashiondaily.id , 2Januari2021)

fashiondaily.id is an online magazine, that captures daily updates on fashion lifestyle trends.

Menu

More Stories
Don’t Look Up, Film Baru Leonardo DiCaprio