Upaya Pelestarian Kain Endek Khas Bali, Melalui Rencana Pembangunan Rumah Tenun Lokal.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny Putri Suastini Koster menyambut baik rencana pembangunan rumah tenun Jembrana, yang nantinya akan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk memasarkan karya tenun yang dihasilkan.

Pada kesempatannya, Ny Putri Koster yang berkonsentrasi kepada pelestarian dan mempertahankan warisan leluhur mengatakan bahwa, perajin lokal Bali di masing-masing kabupaten harus mampu menciptakan kreasi tenun baru dengan mempertahankan pola dan motif khas yang dimiliki oleh daerahnya masing-masing. Hal ini dilakukan agar karakteristik yang ada pada motif kain tenun daerah lokal tidak punah karena semakin ditinggalkan.

Image Source : Bali.bisnis.com

Oleh sebab itu, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali akan terus mengawal keberlanjutan dari kreativitas para perajin yang ada di daerah, selain pelestarian warisan leluhur juga harus diiringi oleh kecintaan generasi muda kepada motif dan pola untuk kembali ikut serta memproduksi kain tenun, di samping koordinasi dan  sinergitas antara Dekranasda Kabupaten dengan Dekranasda Provinsi Bali harus terus dilakukan.

Hal ini disampaikan Ny Putri Suastini Koster yang terus memperjuangkan pola dan motif kain tenun lokal untuk digunakan oleh warga di masing-masing wilayahnya, saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Kerajinan Daerah Nasional (Dekranasda) Kabupaten Jembrana, di Gedung  Kesenian Ir Soekarno, Kabupaten Jembrana, Selasa (4/5/2021).

“Dengan mempertahankan pola dan motif, tentu saja masing-masing wilayah akan memiliki kain khas daerahnya sendiri, dan kain hasil tenun ini wajib digunakan oleh masyarakatnya sendiri. Sehingga secara tidak langsung perekonomian para perajin lokal akan berputar dan produksi kain tenunnya juga pasti akan meregenerasi dengan baik,” ujar Ny Putri Koster.

Image Source : Bobo.grid.id

Ditambahkannya, sekalipun di tengah masa pandemi, Dekranasda di masing-masing kabupaten bahkan provinsi tidak boleh diam, namun harus tetap berkarya tanpa harus meninggalkan protokol kesehatan.

“Pandemi bukan alasan untuk diam, kita semua harus sadar akibat pariwisata anjlok perekonomian Bali mati suri. Namun kita harus terus mencari jalan agar terus melanjutkan hidup karena dengan bersama menggayuh perahu besar Dekranasda maka bersama kita dapat melampaui samudra luas ini, tanpa harus menganggap tantangan sebagai penghalang,” ujar Ny Putri Koster.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah yang sudah memiliki payung hukum di bawah Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 58 tahun 1980 dan juga Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 072b Tahun 1980 menyatakan secara tegas bahwa Dekranasda memiliki tujuan untuk menggawangi, memberikan pembinaan, melestarikan sekaligus mengembangkan hasil kerajinan dari para seniman dan perajin seluruh nusantara, diharapkan mampu menyadarkan masyarakat luas akan pentingnya menjaga warisan leluhur karena disana terdapat kepribadian, wibawa, image, karakter dan martabat bangsa di bidang seni dan budaya.

Image Source : adhianitirina.com

Untuk melancarkan tugas dan fungsi Dekranasda, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 1981, maka keberadaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah diharapkan mampu menjadi tonggak yang mengawal keberagaman seni, budaya dan kerajinan tangan yang berpotensi mampu membangkitkan perekonomian masyarakatnya. Selain itu, dengan aktifnya kepengurusan dan anggota Dekranasda akan menjadi wadah untuk menyerap aspirasi dari para perajin IKM dan UMKM sehingga mampu meningkatkan kualitas produksi dan kemasannya, memberdayakan sumber daya manusia sehingga tumbuh daya saing, yang nantinya Dekranasda akan mengambil fungsi dalam segi memperluas pangsa pasar. (AgungRai.TheFashionDaily.050521)

Image Source : Bobogrid.id, Bali.bisnis.com, adhianitirina.com

fashiondaily.id is an online magazine, that captures daily updates on fashion lifestyle trends.

Menu

More Stories
SuperM & Marvel Rilis Merchandise